Aku Tak Sendiri
Di suatu hari yang begitu sibuk, aku hanya termenung sambil memegang secangkir kopi yang telah mendingin. Kopi itu bagaikan ambisi ku yang hanya panas diawal cerita namun ntah kenapa mendingin secara tiba tiba. "Ya, tapi apa boleh buat itu kan sifat manusia?" Ucap logika insan ku. Pemikiran itu bagaikan alunan musik yg kudengar malam itu. Oh iya aku baru ingat, malam itu bagaikan bagaikan penjara bagi ku yg mendorong ku kedalam kesendirian sedangkan bintang bintang bersinar tanpa adanya rasa takut jika sinar itu direbut oleh bintang jahat? Langit menjingga malam pun berbicara aku berniat menghampiri warung yang begitu kecil. Aku membeli dan mengambil 1 hal yang banyak orang bilang adalah barang tak berguna secara harfiah. Namun bagiku 1 hal ini lah yang dapat ku andalkan setiap kali nya. kobaran api kebencian ku mulai memadam. Tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Segera aku bersiap untuk pergi dengan tanpa adanya tujuan. Ya itu lah hidupku bagaikan sebuah film...